INILAHCOM, Palembang – Final Inter Island Cup 2014 antara Persib Bandung dan Arema Indonesia di Stadion Jakabaring, Palembang, Minggu (1/2/15) petang WIB. Harus memasuki babak tambahan setelah kedua tim saling membobol gawang lawan.
Persib tampil lebih menyerang ketimbang Arema namun Arema justru mencetak gol lebih dulu lewat tendangan penalti Fabiano Beltrame di babak kedua. Maung Bandung membalas lewat sundulan Vujovic.
Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman, memainkan formasi 4-5-1 dengan menempatkan Maycon sendirian di lini depan. Makan Konate, Tantan dan Atep mendukung serangan dari lini tengah.
Di kubu Singo Edan, pelatih Suharno memilih formasi 4-4-2 dengan duet Cristian Gonzales dan Samsul Arif di lini depan. Arema memfokuskan permainan di lini tengah dengan menempatkan empat gelandang tengah yaitu Ahmad Bustomi, Ferry Aman Saragih, Juan Revi dan Hendro Siswanto.
Jalannya pertandingan:
Persib Bandung mengambil inisiatif menyerang sejak awal laga. Serangan cepat dibangun lewat sayap, yang ditempati Tantan di kiri dan Supardi di kanan.
Menit ke-11, Maung Bandung membangun serangan dari lini belakang dengan umpan-umpan pendek cepat. Bola lantas dikuasai Tantan di sayap kiri. Setelah melewati dua pemain lawan, ia berhasil melepaskan tendangan dari sudut sempit di sisi kanan kotak penalti lawan. Bola masih bisa diamankan kiper I Made Wardhana.
Hingga menit ke-20, Arema belum mampu menembus daerah pertahanan Persib. Skuad besutan Suharno ini memainkan tempo sedang, memberikan waktu bagi pemain persib untuk segera kembali merapatkan pertahanan. Sesekali, Singo Edan mencoba melakukan umpan jauh langsung ke daerah pertahanan Persib, namun mentah oleh bek jangkung Persib, Vladimir Vujovic.
Persib kembali mendapatkan peluang dari serangan yang dibangun lewat sayap. Menit ke-23, Atep menyambut umpan silang dari sayap kanan dengan sundulannya. Bola melenceng tipis di samping tiang gawang.
Menit ke-27, Arema berhasil menciptakan kemelut di depan gawang Persib namun bola segera diamankan kiper Persib, I Made Wirawan.
Absennya gelandang dengan karakter sayap membuat kedua bek Arema di kiri dan kanan kewalahan mengantisipasi serangan Persib dari sisi lapangan. Sisi kanan pertahanan Arema kerap diekspolitasi Tantan dengan kecepatannya.
Tempo permainan sempat menurun memasuki menit ke-35. Kedua tim sama-sama kesulitan mengurai pertahanan lawan.
Menit ke-45, Maycon berhasil melewati hadangan bek Arema dan kiper Made Wardhana, sebelum melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola berhasil dihalau bek lawan sebelum melewati garis gawang dan disambar Atep. Lagi-lagi, bola berhasil dihalau sebelum masuk ke gawang.
Aksi tersebut menutup babak pertama, yang berkesudahan dengan skor imbang tanpa gol.
Petaka datang bagi Persib di menit ke-55. Toni Sucipto melakukan pelanggaran handball di kotak penalti. Fabiano Beltrame yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menyarangkan bola di sudut kiri bawah gawang lawan. Made Wirawan melompat ke arah yang tepat, namun gerakannya kalah cepat ketimbang laju bola. Skor 1-0 untuk Arema.
Alur permainan tak berubah setelah gol tersebut. Persib tetap lebih banyak menyerang, meski tak mampu menciptakan ancaman.
Peluang Maung Bandung baru datang pada menit ke-68. Lewat serangan balik cepat, Tantan dari sayap kiri melepas umpan silang, yang langsung disambut tendangan first time Supardi di dalam kotak penalti. I Made Wardhana masih sigap menepisnya.
Memanfaatkan lengahnya sisi kanan pertahanan Persib, Arema balik mengancam. Sebuah umpan silang disambut Gonzales dengan tendangan gunting. Sayang, tendangannya masih lemah dan mengarah tepat ke pelukan I Made Wirawan.
Traore, yang baru bergabung dengan skuad Persib dua hari sebelum pertandingan ini, hanya mendapat kesempatan tampil selama 15 menit. Pada menit ke-71, ia ditarik keluar dan digantikan Firman Utina.
Masuknya kapten timnas Indonesia itu membawa dampak yang besar bagi permainan Persib. Menit ke-78, umpan silangnya dari sayap kanan berhasil dikonversi Vujovic menjadi gol lewat tandukannya. Skor kembali imbang 1-1.
Persib kembali melancarkan serangan balik berbahaya pada menit ke-83. Memanfaatkan umpan silang Tantan dari sayap kiri, Firman Utina melepaskan tendangan dari dalam kotak penalti. Bola mengarah ke sisi kanan gawang namun masih bisa ditepis I Made Wardhana.
Arema membalas empat menit kemudian. Sebuah serangan balik cepat membuat Persib berada dalam situasi satu bek lawan menghadapi tiga pemain Arema. Bustomi menguasai bola hingga ke dalam kotak penalti namun ia gagal menaklukkan Made Wiarawan dalam kondisi satu lawan satu. Tendangannya masih melebar.
Firman kembali menciptakan peluang bagi Persib pada menit ke-91, kali ini lewat tendangan bebas. Tendangannya menukik tajam ke bawah mistar gawang namun I Made Wardhana masih sigap menepisnya.
Susunan pemain:
Persib Bandung: I Made Wirawan; Supardi Nasir, Vladimir Vujovic, Ahmad Jufrianto, Toni Sucipto; Hariono, Dedi Kusnandar, Atep, Makan Konate, Tantan; Maycon (Koh Traore 46' (Firman Utina 71')). Pelatih: Djadjang Nurdjaman.
Arema Indonesia: I Made Wardhana; Victor Igbonefo, Fabiano Beltrame, Ahmad Alfarizi, Hasim Kipuw; Juan Revi (Nuvian Dani 50'), Ahmad Bustomi (I Gede Sukadana 68'), Hendro Siswanto, Ferry Aman Saragih; Samsul Arif, Cristian Gonzales. Pelatih: Suharno.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar