Senin, 23 Februari 2015

Kementan Gelar Penerapan Teknologi Hasil Pertanian

Berita Kementan Gelar Penerapan Teknologi Hasil Pertanian diterbitkan February 24, 2015 at 01:36PM



INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar penerapan teknologi pengolahan hasil pertanian, Selasa (24/2/2015). Acara ini diharapkan dapat menjadi ajang terjadinya interaksi berbagai pihak atau pemangku kepentingan dalam membangun atau mengembangkan agribisnis yang didukung agroindustri berbasis sumber daya lokal dan ramah lingkungan.


Irjen Kementan, R Aziz Hidayat menuturkan untuk menghadapi Asean Economic Community (AEC) atau Masyarakat Ekonomi Asean 2015 yang akan diberlakukan akhir tahun ini dimaknai sebagai tantangan sekaligus peluang.


"Dalam AEC Blue Print mengenai pangan dan pertanian didorong ke arah memperkuata perdagangan intra dan ektra Asean dan daya saing produk. Untuk itu tentu memerlukan kesiapan semua pihak di samping menyukseskan program swasembada pangan yang sudah menjadi agenda prioritas," tutur dia.


Aziz memaparkan saaat ini pengembangan agrabisnis yang didukung agroindustri pedesaan berbasis sumber daya lokal dengan model tanpa limbah (zero waste) merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing.


"Model zero waste ini yang sering juga disebut bio indusri menuntut terlaksananya pembangunan pertanian yang terpadu," tutur dia.


Gelar penerapan pengolahan hasil pertanian di 2015 yang digelar Ditjen Pengolahan Produk Hasil Pertanian (PPHP), Kementan dilakukan sebagai upaya mendukung implementasi pengembangan agribisnis terutama agroindustri di pedesaan dengan konsep bio industri.


"Telah tersedia berbagai sarana teknologi pengolahan hasil tepat guna yang diproduksi oleh anak bangsa, yang tentunya terus dituntut pengembangannya secara berkelanjutan, mengingat teknologi bersifat dinamis," katanya.


Untuk itu, melalui kegiatan ini pihaknya berharap dapat dimanfaatkan sebagai ajang memamerkan kreasi dan kesiapan teknologi pengolahan hasil pertanian, yang tepat guna dan ramah lingkungan, di samping mempertemukan produsen dan pengguna teknologi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Laman