INILAHCOM, Bogor - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menegaskan penyaluran beras untuk warga miskin secara tepat sasaran bisa mereduksi harga beras. Pencapaiannya, 50 sampai 60 persen.
"Titik-titik yang sudah saya monitor, ketika raskin didistribusikan secara tepat waktu dan tepat sasaran ini bisa mereduksi harga beras 50 sampai 60 persen," jelas Mensos usai menghadiri acara wisuda di Pondok Pesantren Tansyitul Muta'allimin, Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (01/03/2015).
Selain meminta raskin segera terdistribusikan, ia mengakui keterlambatan pendistribusian raskin di sejumlah wilayah, hingga Jumat (27/02/2015), karena Sabtu (28/02/2015) dan Minggu (01/03/2015) tidak ada distribusi, sehingga jumlah yang sudah tersalurkan baru 45 persen dari total distribusi nasional.
"Raskin untuk November dan Desember 2014 sudah dibagikan pada Januari 2015. Sedangkan, raskin untuk Januari 2015 baru diluncurkan secara resmi 28 Januari 2015, sehingga proses distribusi untuk Februari 2015 kembali terlambat. Besok sudah 2 Maret 2015, jadi awal bulan ini saya minta tolong untuk raskin segera didistirbusikan. Kalau yang Februari belum didistribusikan, saya minta tolong disalurkan untuk dua bulan itu sekaligus," ujar dia.
Ia juga menyatakan, stok beras di Bulog untuk raskin tersebut cukup, begitu juga dengan anggaran penyaluran raskin sudah tersedia, sehingga tidak ada alasan tidak mendistribusikan raskin. "Supaya gejolak harga beras di pasaran itu bisa mengalami proses penetrasi dari distribusi raskin," papar dia.
Ia mengatakan, beras raskin menyasar 15,5 warga miskin sesuai target sasaran yang setiap keluarga mendapat 15kg per bulan dengan anggaran Rp18,8 triliun. "Kami tidak bisa bergerak dari APBN yang memang mengalokasikan anggaran Rp18,8 triliun. Pada posisi itu kalau per keluarga mendapat 15kg beras raskin per bulan bisa mencover 15,5 juta rumah tangga miskin," kata dia.
Ia juga menambahkan saat kemudian ada perluasan, maka masing-masing daerah sesuai kuota yang ada bisa menyampaikan usulan kemungkinan redistribusi tambahan. "Tetapi, tetap kuotanya untuk 15,5 juta RTS per keluarga mendapat 15 kg dan dananya Rp18,8 triliun," imbuh dia. [tar]
Minggu, 01 Maret 2015
Raskin Tepat Sasaran Mereduksi Harga Beras
Berita Raskin Tepat Sasaran Mereduksi Harga Beras diterbitkan March 01, 2015 at 08:43PM

Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar