Minggu, 01 Maret 2015

Voting Dilakukan Setelah LPj Hatta Diterima Tanpa Catatan-JPNN.com

Berita Terkini - Voting Dilakukan Setelah LPj Hatta Diterima Tanpa Catatan-JPNN.com diterbitkan March 01, 2015 at 09:08PM



JAKARTA - Voting pemilihan ketua umum PAN dalam Kongres IV di Nusa Dua, Bali, Minggu (1/3) malam, telah selesai dilakukan. Diakhir prosesnya, terlihat Ketua MPP Amien Rais dan jajaran pengurus DPP dan diakhiri oleh Ketum Hatta Rajasa menyalurkan hak pilihnya.


Proses ini memang sedikit unik karena pemilihan ketua dilakukan sebelum rapat-rapat komisi dilakukan. Menurut Wakil Ketua SC, Tjatur Sapto Edy, hal ini ditempuh setelah disetujui oleh seluruh peserta tanpa protes.


Pemilihan ini sendiri dilakukan setelah Laporan Pertanggungjawaban Ketum PAN Hatta Rajasa disampaikan dan diterima tanpa catatan oleh seluruh peserta kongres. Pertimbangannya, karena SC dan OC terbelah dalam menyikapi berbagai masalah yang muncul.


"Karena semua terbelah, OC, SC pada sidang-sidang terbelah. Maka ada sedikit saja masalah menjadi besar. Makannya kita ubah dari pemilihan dulu baru rapat komisi-komisi," jelas Tjatur Minggu malam.


Pihaknya memastikan karena proses ini sudah disetujui semua peserta kongres, maka tidak akan ada yang menggugat di kemudian hari. Dengan cara ini, mekanisme kongres menjadi lebih simpel.


"Karena kita ingin yang lebih simpel, maka yang terjadi kesepakatan-kesepakatan baru. Semua sepakat siapapun yang memimpin kita hormati dan kita dukung," tegasnya.


Ketua DPP PAN yang berada di pihak Hatta ini menyebutkan melalui cara baru ini, maka pembahasan komisi-komisi dipastikan akan sejalan dengan program-program serta visi-misi ketum terpilih. Selain itu, kemungkinan besar siapapun menang, maka kepengurusan akan menyatu demi soliditas PAN.


"Sangat mungkin kepengurusan menyatu. Siapapun yang menang kita akan menerima. Pak Zul mendukung kalau Hatta menang, Pak Hatta sebaliknya. Kalau ini sudah terpilih satu dan akan bersatu kembali," tandasnya.


Pantauan JPNN.com, di penghujung acara ternyata masih ada dua daerah pemilik suara belum memilih. Ini karena ada masalah kepengurusan. Namun, setelah dirembug, salah satu dari dua kabupaten bisa memilih.


"Karena ada kabupaten Pati Jaawa Tengah dan Karang Asem, Bali. Pati tidak bisa diwakilkan, untuk Karang Asem ada yang telah kita verifikasi dan komit. Karang Asem di wakilkan oleh I Wayan Sudira," tandas pembaca acara pemilihan.(Fat/jpnn)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Laman