INILAHCOM, Medan – Kompetisi sepak bola usia muda MILO Football Championship berlanjut ke Medan. Total 512 peserta dari 32 Sekolah Dasar dipastikan tampil di lapangan Universitas Negeri Medan (UNIMED).
Kompetisi di Medan ini merupakan putaran kedua, setelah sebelumya digelar di Jakarta, bulan lalu. Kompetisi ini akan menerapkan peraturan resmi FIFA.
Sesuai usianya, maka para peserta akan bertanding dengan sistem setengah kompetisi dengan masing-masing tim bertemu satu kali satu sama lain. Para peserta akan dipantau oleh pemantau bakat dan pemain terbaik di masing-masing kompetisi akan mendapakan pelatihan eksklusif selama 14 hari di MILO Camp Jakarta.
Mantan pemain timnas Indonesia, Imran Nahumarury, adalah salah satu anggota tim pemantau bakat dalam kompetisi ini.
“Saya sangat bangga bisa melihat secara langsung bakat-bakat pesepak bola muda dari kota Medan. Usia sekolah merupakan awal yang tepat untuk menumbuhkan kecintaan olahraga kepada anak, karena olahraga akan mengajarkan banyak hal bukan hanya menjadi seorang juara tetapi menjadikan seseorang dengan mental juara,” ujar Imran.
“Kompetisi ini kesempatan yang baik bagi siswa sekolah untuk menunjukkan kemampuannya di lapangan hijau. Saya berharap para peserta dapat mengikuti jejak Paulo Sitanggang, pesepak bola asal Deli Serdang yang memperkuat tim nasional U-19,” ia menambahkan.
“Kami berharap dapat memberikan pengalaman bagi para peserta, tidak hanya pengalaman berkompetisi tapi juga pengalaman untuk dapat belajar nilai-nilai penting dari olahraga seperti pantang menyerah, sportifitas, percaya diri dan kerjasama tim,” ujar Business Executive Manager Beverages Nestle Indonesia, Prawitya Soemadijo.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar