ANGGOTA Santri Siap Guna (SSG) Daarut Tauhiid mengikuti materi latihan yang berbeda dari biasanya. Bertempat di Eco Pesantren Daarut Tauhiid, para anggota SSG belajar mengenal dan menggunakan air soft gun, akhir pekan lalu.
Sehari sebelumnya, para anggota SSG ini mengikuti materi sertifikasi dari Kementrian Sosial. Menjelang malam, mereka berjalan menuju Eco Pesantren dengan membawa beban. Setelah sampai di Eco Pesantren, para anggota SSG beristirahat di alam terbuka dan mengikuti kegiatan lain di pagi harinya.
Nurhadi, salah seorang pelatih SSG memperkenalkan beberapa jenis senjata dan fungsinya. Para anggota SSG tampak antusias dan beberapa pertanyaan pun mengalir. Pada kesempatan tersebut hadir Pelda Zulkifli dari Pusat Pendidikan Infantri (Pusdikif) TNI AD Bandung yang mengenalkan jenis-jenis air soft gun dan cara penggunaannya.
"Alhamdulillah, hari ini telah hadir saudara kita dari Pusdikif TNI AD Bandung, mereka memperkenalkan dan memperlihatkan senjata air soft gun. Bukan untuk jago-jagoan. Tetapi ini hanya untuk pengetahuan, keterampilan," tutur Dadan, Kepala SSG Daarut Tauhiid.
Menurut Dadan, pelatihan ini merupakan variasi dari rangkaian pelatihan SSG angkatan 29. Dadan berharap, dengan mengikuti pelatihan ini, selain berolah raga, para anggota juga dilatih konsentrasi, fokus, melatih kejujuran, dan kepemimpinan.
"Ini sebuah variasi bagi pelatihan SSG dan alhamdulillah pada hari ini mendapatkan materi ini. Mudah-mudahan tidak sekadar menembak, tapi nilai-nilainya juga dapat dibangun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar