INILAHCOM, Paris - Pihak kepolisian dengan bantuan Chelsea telah merilis lima foto yang diduga terlibat aksi rasialistis di sebuah stasiun kereta bawah tanah di Paris.
Aksi rasialistis ini terjadi di Richelieu-Drouot, stasiun kereta bawah tanah di Paris. Sekelompok fan Chelsea yang hendak menuju Parc des Princes menonton leg pertama 16 besar Liga Champions kontra PSG, melakukan tindakan tak terpuji.
Dalam sebuah rekaman video, fan Chelsea yang sudah berada di dalam kereta, mendorong seorang pria berkulit hitam yang hendak naik ke dalam kereta. Pria bernama Souleymane itu tak menyerah dan kembali berusaha naik.
Tapi, lagi-lagi ia didorong keluar oleh fan Chelsea tersebut. Setelah itu, mereka bernyani "Kami rasialistis, kami rasialistis dan kami menyukainya,"
Polisi, dengan bantuan Chelsea, bertindak cepat. Mereka merilis lima foto yang diduga sebagai pelaku rasialistis tersebut. Namun, dari lima foto, satu pria bernama Jordan Munday, yang berdiri di belakang fan Chelsea, belum bisa dipastikan apakah dirinya terlibat atau tidak. Tapi, polisi menilai ia bisa menjadi saksi kunci.
"Kami terkejut. Klub ingin mengucapkan maaf kepada Souleymane atas perilaku sekelompok kecil orang atas sikap tak terpuji yang dilakukan," ujar juru bicara Chelsea, seperti dilansir Daily Mail .
Jika terbukti bersalah, kelima orang tersebut diancam hukuman seumur hidup. Tapi, tidak dijelaskan secara detail bentuk hukumannya, apakah dilarang menonton di Stamford Bridge atau di semua stadion.
Jumat, 20 Februari 2015
Ini Foto Lima Fan Chelsea Diduga Rasialistis
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar